Welding atau
pengelasan adala salah satu cara menyambung dua bagian logam secara permanen
dengan menggunakan tenaga panas". Sedangkan Sriwidartho, "Las adalah
suatu cara untuk menyambung benda padat dengan cara mencairkannya melalui
pemanasan.
WE ( Welding Engineer ) adalah suatu profesi dimana seorang
WE bertugas mendesign, menghitung, menentukan jenis sambungan las yg akan di
produksi oleh perusahaan kontraktor misalnya: rincian design sambungan las itu
tertuang dalam dokumen bernama WPS (Welding Procedure Specification). Didalam
WPS terdapat beberapa standar yang harus dipenuhi, diantaranya:
· Jenis material yg mau disambung.
Low carbon steel, Cast iron, atau Stainless steel. Biasanya
tercetak dalam bentuk code penamaan, misal SA-517, ASTM A36, dll
·
Model
joint yg dipilih ( butt joint, lap joint, corner, edge, atau Tee
joint )
·
Ketebalan
material.
·
Proses
las yg digunakan ( SAW, SMAW, GTAW, dll ). Proses las tentu akan mempengaruhi
diameter, bentuk dan jenis elektroda ang akan digunakan.
·
Apakah
perlu pre heat atau postheat ( PWHT ), jika iya berapa
temperaturnya.
·
Dan
masih banyak lagi.
Seorang WE bertanggung jawab
terhadap kekuatan sambungan las tersebut, sehingga dia harus melakukan
serangkaian pengujian untuk menjamin bahwa prototype sambungan las yg
akan diproduksi benar-benar aman dan memenuhi suatu standar yang telah ditetapkan
( contoh: ASME, ASTM, API ). Oleh karena itu WPS harus dikualifikasi sebelum
bisa digunakan. Cara mengkualifikasinya adalah dengan melakukan pengujian menggunakan
dua metode, yaitu destructive test ( DT ) atau nondestructive test
( NDT ). Hasil dari pengujian tersebut dimasukan atau dicatat kedalam PQR ( Procedure
Qualification Recod ), seperti nilai Yield Strength, Tensile strength,
Electrical Characteristic, hasil Bend Test, dan lain – lain dari
sambungan yg diuji tadi. Setelah dinyatakan lulus atau memenuhi standar yang
telah ditetapkan, WPS bisa digunakan untuk produksi.
Supaya bisa melakukan itu
semua, seorang WE harus mempunyai pengetahuan dasar tentang bahan, Metallurgy,
Heat Treatment, Heat Transfer, Finite Element Method, Gambar Teknik/Mesin,
Mekanika Teknik, Corrosion and Corrosion control, dan Welding Technology.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar