Selasa, 02 Juli 2019

Welding Engineer


Welding atau pengelasan adala salah satu cara menyambung dua bagian logam secara permanen dengan menggunakan tenaga panas". Sedangkan Sriwidartho, "Las adalah suatu cara untuk menyambung benda padat dengan cara mencairkannya melalui pemanasan.
WE ( Welding Engineer ) adalah suatu profesi dimana seorang WE bertugas mendesign, menghitung, menentukan jenis sambungan las yg akan di produksi oleh perusahaan kontraktor misalnya: rincian design sambungan las itu tertuang dalam dokumen bernama WPS (Welding Procedure Specification). Didalam WPS terdapat beberapa standar yang harus dipenuhi, diantaranya:
·       Jenis material yg mau disambung. Low carbon steel, Cast iron, atau Stainless steel. Biasanya tercetak dalam bentuk code penamaan, misal SA-517, ASTM A36, dll
·        Model joint yg dipilih ( butt joint, lap joint, corner, edge, atau Tee joint )
·        Ketebalan material.
·       Proses las yg digunakan ( SAW, SMAW, GTAW, dll ). Proses las tentu akan mempengaruhi diameter, bentuk dan jenis elektroda ang akan digunakan.
·        Apakah perlu pre heat atau postheat ( PWHT ), jika iya berapa temperaturnya.
·        Dan masih banyak lagi.
Seorang WE bertanggung jawab terhadap kekuatan sambungan las tersebut, sehingga dia harus melakukan serangkaian pengujian untuk menjamin bahwa prototype sambungan las yg akan diproduksi benar-benar aman dan memenuhi suatu standar yang telah ditetapkan ( contoh: ASME, ASTM, API ). Oleh karena itu WPS harus dikualifikasi sebelum bisa digunakan. Cara mengkualifikasinya adalah dengan melakukan pengujian menggunakan dua metode, yaitu destructive test ( DT ) atau nondestructive test ( NDT ). Hasil dari pengujian tersebut dimasukan atau dicatat kedalam PQR ( Procedure Qualification Recod ), seperti nilai Yield Strength, Tensile strength, Electrical Characteristic, hasil Bend Test, dan lain – lain dari sambungan yg diuji tadi. Setelah dinyatakan lulus atau memenuhi standar yang telah ditetapkan, WPS bisa digunakan untuk produksi.
Supaya bisa melakukan itu semua, seorang WE harus mempunyai pengetahuan dasar tentang bahan, Metallurgy, Heat Treatment, Heat Transfer, Finite Element Method, Gambar Teknik/Mesin, Mekanika Teknik, Corrosion and Corrosion control, dan Welding Technology.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar