Kamis, 13 Oktober 2016

Pengaruh Usaha Otomotif Terhadap Lingkungan Sekitar



Pengaruh Usaha Otomotif Terhadap Lingkungan Sekitar

Dengan semakin banyaknya pertumbuhan dan kegiatan usaha dalam memanfaatkan sumber daya alam seharusnya dapat memberi akses kepada segenap masyarakat, bukan terpusat pada beberapa kelompok atau golongan tertentu.

Dengan begitu pola dalam memanfaatkan sumber daya alam dapat memberi kesempatan dan peran aktif masyarakat dalam memikirkan dampak-dampak yang timbul akibat pemanfaatan sumber daya alam tersebut.

Permasalahan seberapa parah limbah yang dihasilkan oleh suatu usaha baik pencemaran di air, udara, dan tanah, contohnya pencemaran melalui air yang disebabkan oleh oli bekas atau serbuk besi.

Oli bekas dan serbuk besi adalah limbah yang mengandung logam berat dan termasuk kategori limbah B3, apabila logam berat tersebut masuk kedalam tubuh kita, maka dapat mengakibatkan kerusakan ginjal, syaraf dan kanker. Biasanya limbah-limbah tersebut tidak dikelola dengan baik dan dibuang dilingkungan sekitar kita serta dampaknya sangat berbahaya karena limbah B3 dapat menyebar melalu udara, tanah, air, dan rantai makanan. Limbah tersebut dapat masuk kedalam tubuh kita melalui kulit, pernafasan, dan saluran tubuh lainnya.

Beberapa langkah pengolahan limbah oli bekas dan serbuk besi yang dapat kita lakukan untuk mengurangi pencemaran di lingkungan, yaitu:

1.      System drainase
Bengkel yang bagus system drainasenya terpisah dari drainase air hujan, agar oli bekas atau serbuk besi yang tercecer tidak terbawa oleh air hujan menuju selokan dan mencemari lingkungan.

2.      Bak penampung
Fungsinya untuk mencegah adanya tumpahan oli bekas atau serbuk besi ke lantai. Bak penampung dapat terbuat dari plastik maupun kaleng dan dapat berfungsi sebagai  wadah pada saat mencuci peralatan bengkel.

3.      Pengolahan limbah
Dapat dilakukan dengan memisahkan jenis limbah sejak awal dan pastikan limbah tidak tercampur dalam satu wadah atau tempat sebelum dibuang.

Kesimpulan: Kita perlu memahami dalam memelihara lingkungan dan sumber daya alam, agar kita dapat meminimalisasikan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas berbagai aspek kehidupan.

Sumber: Mitsubishi Motors